Selasa, 06 Januari 2015

Perbedaan Sablon Konvensional Dengan Digital Printing

Kemajuan teknologi berpengaruh kepada dunia fashion. Salah satunya adalah kehadiran teknologi mesin digital printing. Dengan menggunakan mesin ini, desain kaos dapat langsung dicetak pada kaos.

Sebelum mesin ini hadir, orang menggunakan teknik sablon untuk mencetak desain pada kaos. Setelah kemunculan mesin ini, tidak sedikit para desainer atau pengusaha kaos yang mulai beralih dari teknik sablon konvensional ke mesin digital printing untuk mencetak desain pada kaos. Gambar berikut ini adalah contoh mesin digital printing.

Digital printing tentunya memiliki perbedaan dengan teknik sablon secara konvensional. Berikut adalah perbedaannya.

Perbedaan Dalam Hal Warna

Dibandingkan dengan warna yang dihasilkan dengan menggunakan teknik sablon, warna-warna yang dihasilkan oleh mesin digital terlihat lebih tajam dan lebih cerah. Oleh karena itu, mesin ini sangat cocok untuk mencetak desain dengan komposisi warna yang kompleks.



Bila anda termasuk orang yang senang mendesain kaos dengan tampilan warna-warni, maka sangat disarankan agar anda mencetak desain tersebut pada kaos dengan menggunakan mesin digital printing.

Sebagai perbandingan, maka berikut ini terdapat dua gambar. Masing-masing kaos memiliki desain dengan warna-warna yang kompleks. Pada gambar sebelah kanan, desain pada kaos dicetak dengan menggunakan mesin digital printing. Sedangkan pada gambar sebelah kiri, desain pada kaos menggunakan teknik sablon.



Dengan memperhatikan warna-warna pada setiap kaos tersebut dengan seksama dan mendetail, maka desain kaos yang dicetak dengan menggunakan mesin digital printing memang terlihat lebih tajam dan lebih cerah

Perbedaan dalam Hal Daya Tahan

Bila dibandingkan dengan desain kaos yang disablon, desain kaos yang dicetak menggunakan mesin digital printing memang lebih cepat pudar dan luntur, terutama bila sering dipakai di bawah terik sinar matahari dan terlalu sering terkena air. Bahkan, keringat pun dapat menyebabkan desain menjadi lebih cepat pudar dan luntur.

Dalam hal daya tahan, desain kaos hasil sablon memang lebih unggul dibandingkan dengan yang dicetak menggunakan mesin tersebut.

Perbedaan dalam Kecepatan dan Biaya Produksi

Dalam hal biaya produksi, biaya untuk mencetak kaos dengan mesin digital printing memang lebih murah dibandingkan dengan biaya menyablon kaos. Harga rata-rata satu paket tinta berkisar 300 ribu. Biasanya, bisa digunakan untuk mencetak desain hingga 20 dua puluh kaos. Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk menyablon satu kaos, biasanya bisa mencapai 50 ribu rupiah. Berbeda dengan menyablon kaos yang memerlukan waktu berjam-jam hingga selesai, mencetak desain pada kaos dengan menggunakan mesin digital printing tidak membutuhkan waktu yang lama. Umumnya, memerlukan waktu kurang dari sepuluh menit untuk mencetak desain pada setiap kaos.

Harga Mesin Digital Printing dan Harga Perlengkapan Sablon

Harga mesin digital printing dengan kualitas standar berkisar diantara 10 juta hingga 15 juta rupiah. Sedangkan harga satu set peralatan sablon siap pakai bisa mencapai 35 juta rupiah.

Kesimpulan

Terlepas dari kekurangannya, mencetak desain pada kaos secara digital printing telah menjadi salah satu solusi untuk mencetak desain pada kaos. Selain itu, mesin ini pun menjadi solusi bagi yang memiliki hobi mendesain untuk berkreativitas.

Oleh : Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber gambar :
http://www.cnaembroidery.com/assets/Uploads/gt541.jpg
http://i.ytimg.com/vi/VZ7Lnx348u4/maxresdefault.jpg
http://www.99tshirts.com/blog/wp-content/uploads/2011/12/Mens-Tee-953x1024.jpg
http://media.monsoon.co.uk/medias/sys_master/8959505989662.jpg


Related Posts :